Prestasi Akademik
Penilaian Prestasi Akademik seorang mahasiswa dilakukan terhadap penguasaan materi baik yang sifatnya Kognitif, Psikomotorik maupun Afektif. Prestasi Akademik seorang mahasiswa ditentukan berdasarkan hasil penilaian pada :
– Absensi Kelas (Kehadiran).
– Tugas (Pekerjaan Rumah, Pembuatan Makalah, dan lain-lain).
– Ujian Tengah Semester (UTS).
– Ujian Akhir Semester (UAS).

Nilai Akhir (NA)
Nilai Akhir mahasiswa di umumkan seminggu atau dua minggu setelah Ujian Akhir Semester. Nilai Akhir (NA) dihitung berdasarkan rumusan berikut :
NA = 20% Absensi + 10% Tugas + 30% UTS + 40% UAS

Nilai Akhir (NA) dari setiap mata kuliah yang diberikan dinyatakan dengan angka yang kemudian dikonversikan ke huruf, dengan ketentuan sebagai berikut :

NILAI INDEKS PREDIKAT
80 ≤ NA ≤ 100 A LULUS, Sangat Baik
69 ≤ NA ≤ 79,99 B LULUS, Baik
56 ≤ NA ≤ 68,99 C LULUS, Cukup
45 ≤ NA ≤ 55,99 D TIDAK LULUS, Kurang
0 ≤ 44,99 ≤ E TIDAK LULUS, Sangat Kurang

Nilai BL (BLANK/KOSONG) diberikan pada mahasiswa yang belum ada nilai yang belum lengkap (UTS dan/atau UAS).

Setiap mahasiswa wajib mengambil hasil Ujian Akhir untuk mengetahui apakah mahasiswa tersebut Lulus atau Tidak Lulus untuk mata kuliah yang bersangkutan.

Indeks Prestasi (IP)
Indeks Prestasi adalah nilai kredit rata-rata yang merupakan satuan nilai akhir yang menggambarkan mutu penyelesaian suatu program studi.

Indeks Prestasi dihitung pada setiap akhir semester. Indeks Prestasi mahasiswa dihitung berdasarkan pembobotan pada Indeks Nilai sebagai berikut:

INDEKS BOBOT
A 4
B 3
C 2
D 1
E 0

Perhitungan Indeks Prestasi(IP) sebagai berikut:

IP=Σ (Bobot X SKS) Semester / Σ SKS Semester

Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)
Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) merupakan angka yang menunjukkan Prestasi atau Kemajuan Belajar mahasiswa secara kumulatif mulai dari semester pertama sampai dengan semester paling akhir yang ditempuh. IPK digunakan sebagai kriteria dalam pemberian Sanksi Akademik dan evaluasi studi pada akhir program.

Seorang mahasiswa dinyatakan lulus dari Program Strata-I apabila telah memiliki IPK>=3.00 tanpa Nilai D.
Rumus:

IPK = Σ (Bobot x SKS) seluruh semester / Σ SKS seluruh semester

Batas Waktu Studi
Batas waktu studi untuk Program Strata-I paling lama 14 Semester terhitung sejak terdaftar sebagai mahasiswa Semester I di STIE Mulia Pratama.

Masa studi mahasiswa adalah waktu yang diperlukan oleh mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikannya pada masing-masing jenjang sesuai dengan keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 232/U/2000 yaitu untuk Jenjang Strata I (S-1) ditempuh dalam waktu 3,5 sampai 7 tahun atau 7 sampai 14 semester sedangkan untuk Jenjang Diploma III (D-3) ditempuh dalam waktu 3 sampai 5 tahun atau 6 sampai 10 semester.

Jika dalam masa studi yang ditetapkan tersebut ternyata mahasiswa belum juga menyelesaikan studinya maka mahasiswa yang bersangkutan diberhentikan (DO). Selain itu mahasiswa yang dalam waktu lebih dari 1 (satu) tahun atau lebih dari 2 (semester) semester berturut-turut tidak mengikuti kegiatan perkuliahan (non aktif) yang bersangkutan juga diberhentikan (DO).

Bagi mahasiswa yang diberhentikan (DO) dapat diterima kembali dengan ketentuan sama seperti mahasiswa baru pada tahun akademik baru sesuai dengan jurusan/program studi dan tahun angkatan yang baru sesuai kurikulum yang berlaku pada tahun angkatan mahasiswa tersebut diterima kembali termasuk biaya-biaya perkuliahan mengikuti aturan dalam tahun angkatan baru tersebut.

Mahasiswa dengan status Drop Out dinyatakan berhenti dan tidak diperkenankan untuk mengikuti perkuliahan lagi dengan alasan apapun serta tidak berhak mendapatkan surat keterangan apapun.